Home » Archive

Articles tagged with: Kumpulan Puisi

Puisi Alam »

[22 Nop 2009 | 2 Comments | 3.623 views]

Satu senja
Dipangguk sunyi
Rambutku ditiup
Nyanyian merdu pantai
Kulihat camar-camar
Bermain ria di lautku
Menggebur sukma
Yang menunggu gelap
Tapi lautku hanya terdiam
Tengelamkanku dalam
Cinta yang tiada surut
——————————————-
Puisi tentang Alam
Karya: Wahyu Akbar,
kelas XII IPA-2 MAN Selatpanjang,
anggota Cahaya Pena

Koleksi Puisi »

[8 Nop 2009 | No Comment | 997 views]

Dari titik yang mengalir
Aku menggeliat tiada henti
Menakar berlembar-lembar sejarah
Memutar kisah dari sebuah negeri
Yang telah lama terkubur
Aku luahkan kebisingan kata
Yang kian merayu penuh makna dan tanya
Menyapa ke sana ke mari
Dan menari bersama ombak
Bahkan sang pujangga berdecak kagum
Di atas pucuk-pucuk galau
Dalam meniti bait-bait puisi dan gurindam

Puisi Tentang Kesepian »

[8 Nop 2009 | 4 Comments | 1.907 views]

tak ada yang tau rupa hati ini
yang sepi melenggang sendiri
berkawan angan dan mimpi-mimpi
bernyanyi bisu merintih sepi
hidup dalam temaram dunia yang kelam
kesepian menjadi samudra di dalam jiwa
dan selama ini topenglah yang berkaca pada dunia
syarat pelengkap kemunafikan segala

Koleksi Puisi »

[25 Okt 2009 | One Comment | 675 views]

Ke manapun aku pergi
Kalau aku perlu menutupi
Agar tak terlihat diriku yang asli
Aku sangat takut memperlihatkan diriku
Takut dengan yang akan kau perbuat
Kau akan tertawa atau mengejekku
Aku takut kehilangan dirimu
Aku ingin melepaskan semua lapisan catku
Menunjukkan diriku yang asli dan nyata
Tapi aku ingin kau mencoba mengerti
Aku perlu kau menerima apa yang kau lihat
Jadi, kalau kau bersabar dan menutup mata
Akan kutanggalkan semua lapisan catku perlahan
Tolonglah mengerti betapa sakitnya aku

Koleksi Puisi »

[18 Okt 2009 | One Comment | 1.881 views]

Badai menyapu dunia
bumi berputar keras
lautan mendidih menelan seisi jagat
planet-planet tak lagi bersinar
kegelapan menyergap diri
kemaksiatan menangis kebajikan tertawa
kematian datang menjemput
kehidupan kembali kekal abadi
dunia hanyalah mimpi sesaat
sederetan pemulung dosa
menapak jalan yang panjang
jatuh dalam kegelapan dan keperitan
bila hari itu datang

Koleksi Puisi »

[4 Okt 2009 | One Comment | 720 views]

dalam hujan deras itu menjadi puisi
untuk kota yang mulai sepi
seperti kampung tak terhuni
basahi jalan sebagai ucapan
pada debu-debu yang pernah
menampar dan menepi
bagaikan ornament kebahagiaan
bersama rinai hujan
yang menyapa lembut
kata-kataku berjatuhan
di lembaran papyrus
ukiran kata, kalimat, koma

Koleksi Puisi »

[4 Okt 2009 | No Comment | 866 views]

Bingkai masa lalu bergelayut di tepian benakku
Meraup berjibunjibun memory mendesak mendobrak
Meronta, meraung, harapkan aku menguak suhufsuhufnya
Bathinku gerimis menengadah narasi nan tertera
Rindu menggila mengepakkan sayapsayap sembilu
Menancap, menghunjam, keringkan tangis berselimut haru
Meneror, merambah dan menjarah rumitnya nostalgia
Maka sempurnalah sudah mekarnya kuncup resah
Tatkala hasrat tersekat jarak jutaan hasta
Karya: Muhammad Asqalani eNeSTe
Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris UIR

Puisi Cinta »

[23 Agu 2009 | No Comment | 1.165 views]

Langkah tertuju ke arah Satu
Termangu, justru aku tidak tahu
Tebar cinta menyembah pada-Nya
Kasat di mata, menggema di telinga
Di persimpangan sepertiga malam
Lisan. Iman berkata illahi
Cintaku satu-satu untuk-Mu

Puisi Tentang Kesepian »

[23 Agu 2009 | 3 Comments | 1.897 views]

Ya Robbi, Ya Ilahi
Haruskah aku bermain dengan perasaan ini
Rasa yang sulit kumengerti
Kenapa aku harus memiliki rasa
Hingga aku menjadi tersiksa
Mengapa kau berikan aku mata
hingga aku ingin selalu melihatnya
kenapa kau beriku ucap
namun sulit tukku ungkap
Menuju ruang kosong tak tentu arah
meniti haluan yang tak pasti

Koleksi Puisi »

[23 Agu 2009 | 4 Comments | 2.491 views]

Malam larut terpaku hening
Suara jangkrik bersahutan nyaring
Mata lelap di tubuh lelah tak bergeming
Membawa mimpi ke alam asing
Hentakan embun berurai dingin
Dipeluk beku sepoian angin
Menarik tangan tuk berselimut kain
Berpindah ke alam mimpi yang lain
Tidaklah bagi pemilik hati nan bening
Jauhkan diri dari jiwa yg kering
Bagai selalu dibasahi embun bening

Koleksi Puisi »

[23 Agu 2009 | One Comment | 1.381 views]

Tuhan,
Dengarlah kidungku
Dalam gulir-gulir zikir
Terangkai dalam tasbih
Kugelimang puja
Sambil merapal doa-doa
Tuhan,
Pandanglah aku
Telah mengeras tulangku
Menyumbat liang dosa
Dalam megap nafasku
Dan telapak tangan

Koleksi Puisi »

[9 Agu 2009 | No Comment | 1.332 views]

Telah kuberi jiwaku
Pada pertiga malam
Sebongkah asa
yang tak pernah diam
manakala airmata
menjadi penyatu antara isak
yang menyulam rindu
Gigil tubuh
Merapat kian dekat
Memberi ratap
Dalam pinta yang menggugat
Adalah aku mendapat tempat